Jumat, 26 April 2019

Tips Membuat Parsel Pernikahan Spesial

BY IN , No comments


Tips Membuat Parsel Pernikahan Spesial

Seserahan merupakan ritual pernikahan yang wajib adanya, ritual ini merupakan simbol tanggung jawab suami kepada istrinya. Kini, kalian tak perlu lagi repot-repot membuat parsel pernikahan, karena banyak tempat pembuatan parsel yang bisa kalian datangi. Namun, terkadang parsel yang tersedia tidak sesuai dengan konsep atau selera yang kalian inginkan. Jangan ragu untuk berkreasi, berikut ini beberapa tips membuat parsel pernikahan spesial DIY yang bisa kalian terapkan.

Tips Membuat Parsel Pernikahan Spesial DIY

1. Tema Yang Diinginkan
Dalam pembuatan parsel pernikahan, hal yang kita harus tentukan terlebih dahulu adalah tema. Mulai dari tema pastel, bunga, shabby chic, tradisional dan tema-tema unik lainnya. Dengan ditetapkannya tema maka kita dapat dengan mudah menentukan warna, model box dan juga pernak-pernik yang dibutuhkan. Kebanyakan para pengantin akan memilih tema yang menghadirkan nuansa mewah dan elegan seperti tema pastel, emas, perak dan masih banyak lagi. Namun tak jarang juga yang memilih untuk meghadirkan konsep sederhana namun unik seperti tema sangkar burung, nampan beras, dan lain-lain.

2. Isi Seserahan
Setelah menentukan tema, tips membuat parsel pernikahan spesial selanjutnya adalah menentukan isian untuk seserahan. Masing-masing adat budaya di Indonesia, memiliki ketentuan isian seserahan yang berbeda-beda. Kita ambil contoh adat Jawa, disini seserahan berisikan benda-benda “sak pengadheg” atau benda yang digunakan wanita mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala. Isian ini berupa, peralatan mandi, perlengkapan make up, baju dalam, baju adat kebaya, sepatu, tas, perhiasan dan juga peralatan untuk beribadah. Selain benda-benda yang digunakan untuk pengantin wanita, ada juga buah-buahan dan makanan yang harus dijadikan seserahan untuk calon wanita.

3. Teknik Pembungkusan
Dengan ditentukannya isian seserahan, maka kalian bisa dengan mudah menentukan teknik pembungkusan untuk masing-masing seserahan. Teknik pembungkusan ini sangat beragam, tergantung kreatifitas para pembuatnya untuk menghasilkan parsel dengan tampilan yang sesuai keinginan. Misalkan, kalian bisa membentuk handuk menyerupai bentuk binatang, atau juga melipatnya dengan sederhana. Kemudian kalian bisa menambahkan berbagai macam pernak-pernik seperti pita, renda, atau juga bunga sintetis.

4. Bahan Penghias
Selain isian dan box seserahan, kalian sudah tentu memerlukan beberapa bahan untuk menghasilkan parsel yang cantik. Bahan yang diperlukan ketika membuat parsel diantaranya gunting, jarum pentul, lem tembak, kertas koran atau kertas bekas, kardus dan juga plastik dekorasi. Selain itu, kalian juga memerlukan berbagai macam aksesoris penghias diantaranya pita dekorasi, bunga sintetis, rumput sintetis, mika transparan, renda, dan berbagai macam jenis penghias lainnya. kalian bisa menentukan bahan-bahan dan aksesoris penghias sesuai dengan kebutuhan dan konsep yang kalian gunakan.

5. Warna Yang Sepadan
Tips membuat parsel pernikahan spesial yang terakhir adalah memadu padankan warna untuk setiap seserahan. Sesaat setelah menentukan tema, kalian pasti menetapkan warna serta model yang tepat untuk menonjolkan tema tersebut. Otomatis, masing-masing seserahan harus memiliki model dan juga warna yang sepadan. Jika seserahan tidak memiliki model atau warna yang berbeda-beda, maka konsep atau tema yang kalian inginkan tidak akan kentara.
Itulah beberapa tips membuat parsel pernikahan spesial DIY yang bisa kalian terapkan di rumah. Selain untuk mempersiapkan acara pernikahan keluarga dan kerabat, kalian juga bisa loh memanfaatkan kemampuan membungkus parsel pernikahan menjadi sebuah bisnis. jika dilihat, bisnis pembuatan parsel pernikahan ini memiliki prospek yang lumayan menjanjikan. Jadi selain menjadikannya sebagai kegiatan waktu luang, kalian juga meraup keuntungan.

Sabtu, 06 April 2019

Pengen Celana Chino Kamu Tetap Awet? Intip Tipsnya Di sini

BY IN , No comments


Pengen Celana Chino Kamu Tetap Awet? Intip Tipsnya Di sini

Celana Chino sempat menjadi populer khususnya di kalangan pria. Celana ini menjadi begitu digemari karena desainnya yang kasual serta bahannya yang ringan sehingga nyaman untuk digunakan. Tak jarang, banyak pria yang menggunakan celana ini dalam berbagai aktivitas, seperti pergi ke kantor, ke kampus, jalan-jalan, liburan, dan masih banyak lagi.
Celana ini terbuat dari bahan katun, namun memiliki desain yang menyerupai celana jeans dengan versi lembutnya. Celana ini berasal dari Negeri China yang menjadi salah satu desain celana yang menarik. Celana ini memiliki banyak variasi dan juga kantong dengan ukuran besar di bagian depan. Awalnya, celana ini didesain untuk kegiatan militer.
Chino yang banyak digemari di Indonesia yaitu celana jenis skinny. Celana ini sangat cocok digunakan bagi pria yang bertubuh kurus atau ideal. Namun, bagi pria yang mempunyai badan gemuk, jenis Chino ini tidak disarankan. Selain skinny, ada juga jenis straight fit yang sangat cocok untuk digunakan dalam situasi formal.
Seperti halnya jenis celana lain, celana Chino pun memerlukan perawatan agar warna dan kualitasnya tetap terjaga. Seperi jenis celana pada umumnya, celana ini juga memiliki warna yang rentan pudar. Untuk itu, agar celana milik Anda dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama, maka harus dilakukan berbagai upaya perawatan sebagai berikut:

1.    Celana jangan terlalu sering dicuci. Jika Anda melakukan hal tersebut, maka warna pada celana tersebut akan cepat luntur. Cuci celana jika memang diperlukan.

2.      Gantung atau jemur celana yang sudah dipakai. Hal tersebut dilakukan agar meminimalisir bakteri dan kuman yang menempel pada celana. Jangan dijemur di bawah matahari langsung, lebih baik diangin-anginkan saja. Agar celana tetap wangi, kamu bisa menyemprotkan pewangi pakaian.

3.  Gunakan alkohol untuk membersihkan noda. Anda tidak perlu membersihkan celana secara keseluruhan. Cukup tuangkan alkohol pada kapas lalu gosokkan pada celana yang terkena kotoran atau noda, lalu bersihkan dengan air secukupnya. Jika tidak ada kapas, Anda bisa menggunakan handuk sebagai alternatif lain karen ahanduk dapat menyerap noda secara efektif.

4.      Gunakan detergen bubuk atau cair saat mencuci. Penggunaan detergen bubuk atau cair sangat efektif dalam membersihkan celana kotor. Namun, jangan menggosoknya terlalu keras jika tidak ingin warnanya pudar. Cukup bilas secukupnya, lalu jemur dibawah sinar matahari langsung agar cepat kering.

5.     Setrika dengan benar. Cara menyetrika celana Chino, yaitu dengan cara membalikkan celana tersebut agar panas yang keluar dari setrika tidak menempel pada permukaannya. Lalu mulailah dari bagian pinggang saat setrika belum terlalu panas. Selanjutnya, lanjutkan ke bagian saku belakang dan bagian saku samping. Setelah itu, Anda bisa menyetrika ke seluruh bagiannya.

Jangan langsung melipat celana sehabis disetrika, disarankan tunggu sebentar hingga dingin baru dilipat.

6.      Menggantung celana. Jika Anda tidak ingin celana menjadi kusut atau lecek, maka ada baiknya untuk menggantung celana sesaat setelah disetrika atau setelah pemakaian. Hal ini dilakukan agar Anda tidak perlu menyetrika ulang celana sehingga hal ini bisa dikatakan lebih efektif.

Demikianlah beberapa tips dalam merawat celana Chino agar tetap awet. Bagi Anda yang ingin tampil keren dan kasual bisa memakai referensi celana ini agar tampil lebih percaya diri. Pastikan memilih celana dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran tubuh ya. Semoga ulasan ini bermanfaat!